Bagian 2

Presentasi dari Sekolah Pintar Merapi (Oleh Kang Pidi)

Banyak orang yang enggan untuk menjadi relawan, padahal mereka tau bahwa relawan adalah pekerjaan yang mulia, ketika ditanya kenapa.. ada saja alasan yang muncul, ada yang beralasan karena sibuk, takut lulus telat, masih ada yang lain dsb.. dan memang menjadi relawan tidak mudah namun sangat menyenangkan dan mengesankan, akan ada keajaiban2 yang dapat anda rasakan tanpa anda sadari itu telah terjadi.. he2

“Saat ini status Sekolah Pintar Merapi (SPM) adalah masih lembaga sosial non formal, sebenarnya sempat memikirkan untuk melegalkan seh “yah tinggal datang ke notaris aja, insya alloh sehari jadi” tetapi memang kami lebih menikmati dengan status yang demikian, karena kami lebih bebas dan tidak terikat.. tetapi insya alloh kedepan SPM akan kami jadikan yayasan yang mengurus pendidikan di daerah merapi. Amien“ Tegas Kang Pidi dalam pembukaannya..

Sahabat walaupun SPM bukanlah lembaga formal pemerintah, tahukah kalian bahwa ternyata tidak sedikit uang yang dapat digelintorkan dari lembaga kecil ini… “alhamdulillah walaupun lembaga ini hanya mungil tetapi alloh memberikan kesempatan kepada kami untuk dapat menggelontorkan dana yang terbilang dalam ratusan jut…” Tegas direktur SPM tersebut.. Kami sempat berpesan kepada para donatur untuk menyimpan dulu batuan mereka, karena recovery itu tidak hanya berlangsung 2 atau 3 bulan saja, kala media memberitakan, banyak orang berlomba memberikan bantuan, namun kala media berhenti memberikan informasi, sangat sedikit orang yang masih peduli dengan keadaan para pengungsi.. nah kami tidak ingin in terjadi pada relawan pengungsi merapi dan lainnya..

Sahabat, tahukah? ternyata Sekolah pintar yang terbilang keren itu terhanya hanya dimotori oleh beberapa orang saja… “berawal dari sebuah kepedulian kemudian kami bergerak, awalnya proyek ini hanya akan kami jalankan selama 3 bulan saja, namun ketika 3 bulan selesai kami tawarkan kembali kepada rekan2 yang lain dan mereka meminta untuk tanbah dan akhirnya sampai saat ini kami masih ada berdiri tegak di lembah merapi tersebut” ujarnya mantan ketua HIMATIKA tsb.. “inilah sahabat kenikmatan tersendiri yang kami rasakan, barangkali orang akan berpikir miring tentang kegiatan yang kami lakukan, tetapi bagi kami menatap senyum dan memandang cerah masyarakat pengungsian adalah kepuasan tersendiri yang membuat kami terus bertahan sampai sekarang” lanjut dari mantan koordinator BEM Seluruh Indonesia tersebut..

Melanjutkan pembicaannya “SPM ini adalah sebuah awalan kepedulian kami, masih terngiang jelas kala itu, ketika kami datang pertama kali ke lembah Merapi dan menemui kepada desa setempat tentang  hal perizinan dsb, beliau (kepala desa) langsung memberikan respon yang baik dan memberikan keluasan bagi kami, satu hal yang kami ingat kata2 dari beliau adalah “ketika anda menjadi seorang relawan disini mas/mbak, sebenarnya yang kalian cerdaskan bukanlah orang yang kalian tolong tetapi kalianlah sebenarnya yang sedang mencerdaskan dirian kalian sendiri..”  ya Alloh… kata2 itu sangat menghujan bagi kami dan menjadi motivasi tersendiri sampe kini…”..  Alhamdulillah sebagai mitra kerja, saat ini kami sudah bisa mendirikan lembaga lain yaitu Pemuda Siaga Bencana (PSB) yang mewadahi orang2 yang mempunyai keinginan menjadi relawan namun tidak dapan terjun kelapangan secara langsung,  kemudian targetan kami mendirikan sekolah relawan dan Mendirikan komunitas Relawan Indonesia Bangkit Indonesia sudah terpenuhi walaupun belum maksimal..”

Diakhir pembicaraannya Kang Pidi menyatakan “terus terang kawan sekalian saat ini rekan2 di SPM mengalami kelelahan yang sangat luar biasa, kaena kami masih tergolong mahasisawa yang harus tetap duduk dibangku kuliah ketika ada jadwal, sehingga kami harus naik turun jogja merapi, tetapi kami yakin pasti akan ada keajaiban yang akan alloh berikan kepada kami semua,. Memberikan contoh dari ungkapannya, kemudian kang pidi menceritakan kejadian terakhir yang terjadi pada salah satu anggota SPM yang memang ini bisa dikatakan hikmah karena menjadi seorang relawan,.

Kang pidi mulai bercerita… “Sebut saja Purwanto (salah satu personil gigih SPM) pada bulan kemari beliau kecelakaan saat turun dari lembah merapi karena ada jadwal kuliah di kampus yang harus ia datangi, tetapi ketika daam perjalanan ternyata alloh berkehendak lain, purwanto pun jatuh dari motornya (baca: kecelakaan) dengan luka yang cukup serous di bagian kepalanya sehingga harus di rawat di RS. Sardjito Jogjakarta…. kami sebagai rekan perjuangan merasa terpukul dengan keadaan itu, apalagi dalam 3 hari ternyata Purwanto belum sadarkan diri, baru di hari ke 4 Purwanto baru siuman dan keadaan terus berangsur membaik sampai akhirnya hari ke 7 Purwantopun di izinkan unutk pulang.. disaat Purwanto akan dibawa kami seluruh rekan SPM kembali memohon maaf kepada keluarga.. “Maaf bapak dan ibu, barangkali karena purwanto menjadi relawan bersama kami beliau kemarin harus dirawat di Rumahsakit selama satu pekan” kira2 begitu ujar kang pidi.. tapi tahukan kalian apa jawab dari sang ibu? “Alhamdulillah mas, semua kejadian memang sudah Alloh gariskan, saya justru bersyukur karena anak saya jadi relawan, barang kali kalau saja anak saya bukan relawan pasti dia akan mati dalam kecelakaan kemarin, terlebih alhamdulillahlagi dalam satu pekan aAlloh sudah memberikan kesembuhan kepada anak saya, maka dari itu saya tidak pernah melarang anak saya untuk terus jadi relawan dan tetap berjuang bersama mas pidi dan kawan lainnya di SPM”.. deg… serasa hati ini mendapat guncangan yang luar biasa, tanpa sadar air mata menetes di pipi ini… sebuah semangat luar biasa kembali kami dapatkan kawan… dan ernyata tidak sampai pada disitu, lain kesempatan setelah sembuh total dan kembali ke dalam aktivitas kampusnya, Purwanto mendapat panggilan dari pak dekan,. Tahukah kalian mau diapakan Purwanto ini? (memang sekenario Alloh begitu indah) “Purwanto, kamu mau tidak bapak berikan beasiswa?” kata pak dekan pada purwanto… masya alloh ternyata Purwanto mendapatkan beasiswa yang jumlahnya gak tanggung juga, yaitu 10 juta dalam satu tahun.. LUAR BIASA… dan sebenarnya banyak kisah lain yang terjadi pada rekan relawan lainnya namun tidak dapat kami ungkapkan satu persatu dalam forum ini (sambil mengakhiri penyampaian ceritanya kepada audient”

“Sahabat, akan banyak kejadian luar biasa yang akan anda alami (baca: keajaiban) tetapi itu bukan hal utama yang kita cari, hal itu hanya sebagai efek dari ketulasan kami menjadi seorang relawan…” maka dari itu…. SIAPKAN ANDA MANJADI RELAWAN? ”tanya kang Pidi pada audient ketika mengakhiri presentasinya”

Kegiatan yang dilakukan oeh SPM diantaranya, Bimbingan belajar, TPA ceria, Outbond, kajian bpak / ibu, TPA Lansia, Lomba Futsal, kesenian, dan masih banyak lagi yang lainnya..

kembali ke Bagian 1, Bagian 3