Cerita tentang perjuangan melawan kemalasan dan keputus asaan

Bismillah….. Gue Mulai dari sini ya…. (peke logat jakarte, biar keliatan rada GAUL)

Hari ini tanggal 17 Desember 2011, Saat gue masih penuh dengan pikiran2 yang membuat hati galau kala itu, untuk refresh coba deh buka Facebook.. he he he (walaupun yo sebetulnya juga OL terus, Cuma dibiarin aja).. saat ada pemberitahuan dalam sebuah group “KSR PMI Unit UNS” dan pemberitahuan itu masuk dalam akunku, teringat bahwa ada lomba menulis artikel di PMI dalam rangkai meramaikan penetapah hari relawan di kota Solo, Ups… langsung aja gue buka webnya di http//pmisolo.org dan gue baru ingat kalo ternyata hari esok, 18 Desember 2011 jam 12.00 adalah batas terakhir pengumpulan berkas.. hadeuwh….. kepala jadi tambah kemut-kemut neh kalo harus ditambah menyusun 2000 – 4000 kata dalam satu malam sesuai ketentuan yang telah tertulis dalam web tersebut, dalam hati sudah berkata ragu, “tinggal besok, ikut gak ya?… ikut gak ya?” tanya gue dalam diri.. yah akhirnya jadi diskusi deh dengan didik – didik yang lain (Didik yang nbaik hati, Didik yang galau, Didik yang Cerdas, Didik yang pemalas, Didik yang putus asa, Didik yang pantang Menyerah, de el el)… Tanpa mau pikir panjaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaang… Setz…….. Akhirnya Didik yang pantang menyerah dan senang dengan tantangnanlah yang menang.. Hore………..

Keputusan untuk ikut sudah bulat. Langsung deh Up date status FB “mencoba mendalami hobi baru #MENULIS” he he he…. Sebelum memulai gue minta penjelasan tentang artikel yang baik dulu dari seorang rekan (Kang El Rowi bin Abdurrahman) yang kebetulan jadi koordinator Gerakan Pena Nusantara (GPN) cabang Purwodadi (Salah satu Organisasi yang bergerak dalam bidang corat-coret dengan tinta).. Diskusi sebentar, dan akhirnya mulai deh.. waktu menunjukkan pukul 21-an malam kala itu… Bismillah deh, “APAPUN HASILNYA HARUS KUMPUL POKOKE”… (mencoba memotivasi diri).. sulit banget gue akui ketika harus menggoreskan pena diawal kali, tetapi alhamdulillah, setelah dapat beberapa paragraf tetap saja terasa susahhihihi (dasar pemula)… setelah beberapa saat (yang terasa luama buanget) di destop, Office Word menunjukkan bahwa gue sudah dapat 450an kata (tepatnya lupa).. kala itu waktu sudah menunjukkan pukul 22.30-an.. “Ya Alloh, menulis ternyata menyenangkan. Namun menguras pikiran..” bisik gue dalam hati.. Biar rada fresh, gue SMS banyol ke kang Rowi.. “wah ternyata buat proposal berlembar2 lebih mudah Kang dari pada menulis 1 atau 2 kertas A4 saja…. huft… Didik tetep semangat.. he he he.” (maklum lah memang gue muka2 pengemis, kalo buat proposal memang rada jago) hi hi…. Waktu menunjukkan pukul 23.30an dan gue baru dapat 660-an kata. Mata yang sudah tinggal 10 watt, perut yang sudah mulai dangdutan, otak yang sudah kepanasan karena kehabisan ide.. akhirnya gue putuskan untuk istirahat dulu (sebenere wes rodo mutung, hi hi hi)

Bismillahirohmanirahim, بِاسْمِكَ اللّهُمَّ أَحْيَاوَأَمُوتُ  (bismikallahumma ahya wa amutt)
Zzz………. Zzz………. Zzz……….???!!!#$$%%^&

Klunting2… klunting2…. (alarm gue berbunyi keras)… sudah jam 02.00 hari Ahad, 18 Desember 2011 ternyata, “bangun ah, lanjutin nulisnya…” Oh… tapi kok belum ada ide ya?… tidur lagi ah  (Sambil mengenang perjuangan saat jadi relawan sebelum tidur, biar mimpi dapat wangsit #sapa tahu tooo.. wakakaka) ..
Klunting2… klunting2…. jam 03.00 pagi. Masih belum dapat ide… akhirnya tidur lagi… hingga akhirnya adzan subuh yang membangunkan gue… “Astagfirulloh… sudah jam 04.00 (lupa sholat malam gue, belum nerusin nulis lagi).” Jeritan gue dalam hati… “yawdah deh, gak jadi ngirim aja kalo gitu.” He he he… akhirnya mutung juga… K.A.S.I.H.A.N PooooooooLLL

Bangun, ambil wudhu, sholat subuh dan majelis pagi (salah satu kegiatan wajib dan rutin gue bersama rekan takmir)… Pasca itu gak ada ide juga yang muncul (karena terlanjut mutung kali yeeee)… tapi jujur dalam hati berkata “ah mosok gak jadi ngirim dik, padahal haruse kamu balik lo kemarin sore,, gara2 artikel ini kamu pending pulang hari ini, masak harus menyerah begitu aja seh?.” Tapi memang jujur.. dalam pikiran sudah blank gak ada apa2 yang harus ditulis… huft… tetapi Alhamdulillah, Alloh ternyata berkehendak lain, ada seorang rekan (Azis) bertanya “gimana mas perkembangan tulisannya?”…, “wah belum bro, 2000 kata tidak mudah ternyata (dengan nada pesimis)” jawaban gue. “loh, bukane 2000 -4000 karakter tok mas, bukan kata? Coba diliat lagi deh di webnya..” balasan dari Azis. Langsung aja tuh gue lari kedalam kamar dan nyalakan laptop,, set set set..  ternyata benar… hanya “karakter” bukan “kata”. Jreng – jreng… Ide kemudian muncul banyak sekali, tai akhinya jadi bingung juga mana yang harus diambil.. he he he… (bingung terus pokoke... D.A.S.A.R,,. Ha ha ha). Bismillah, jam 05.30 gue mulai menulis, dan jam 07 haru sudah selesai jam 08 harus sudah sampai di PMI dan jam 09 tet harus sudah sampai klaten karena ada agenda sudah menunggu di sana (Target gue dalam hati),.. Wuihhhhhhhhh.. mantap Gan… he he he…

Set……. Set……. Set……. Ketik, pikir, ketik, baca lagi, ketik, pikir, edit, ketik, dengan perjuangan keras dan mendesak, akhirnya klik save juga….. Alhamdulillah, artikel ala kadarnya sudah berhasil terukir “MENDAKI LAHAR DINGIN MERAPI” (heleh lebay). Waktu sudah menunjukkan jam 06.50… “Anak kecil (panggilan gue untuk Azis), tolong diliat dulu artikel gue, kalo ada yang kurang tepat di bold atau underline aja, nanti kalo gue sempet, biar gue edit lagi…” kata gue pada Azis sambil berlalu menuju kamar mandi…. byur… byur… byur… sueger rek… selesai mandi, Azis pun juga sudah selesai membaca artikel gue, dan sudah ada beberapa hal yang dia tandai, setelah disampiakan dengan lisan, gue mencoba untuk mengedit kembali… selesai… waktu sudah bergeser pada pukul 7.30.. “haduh belum punya CD blank dan stopmap neh” kata gue dalam hati (pengiriman harus hard file dan soft file yang sudah di burning dalam CD)… yawdah akhirnya cari2 dulu sekeliling kos.. untung aje jam segitu sudah ada yang buka… sret..sret…sret… Jam 8.00 Alhamdulillah, artikel suah siap dikirim… Dengan niatan langsung balik Klaten, kota asal penulis (walaupun muter dulu), Bismillah deh, akhirnya Supra AD 3555 UC (Nomernya canti ya… seganteng yang punya… kik kik kik) siap mengantar perjuangan gue di pagi ini….

Wushhhhhhhhhh….. Kecepatan penuh (yo paling mentok campur rodo pekso sitik yo sekitar 90 KM/JAM-an lah… ha ha ha), Supra AD 3555 UC mengantarkan gue ke tempat parkir PMI dengan cepat.. langsung aja gue menuju ke bagian informasi.. “pagi buk (dengan nada sok ramah), mau mengumpulkan artikel untuk lomba neh, tempatnya dimana ya? Tanya gue dengan rada terburu2.. “coba tanya ke belakang aja mas ganteng (sapaan buat gue.. he he he), keliatane tempatnya disana” kata ibu tersebut.. langsung aja gue menuju ke belakang.. ups... “pintunya dikunci buk, gak bisa lewat neh” kataku rada keras… (memang saat itu kondisi PMI lagi sepi, yah maklum hari ahad pagi)  “Bisa kok mas, coba dibuka lagi, gak dikunci kok” jawab sang ibu… Nnngeekkkk…. pintu bisa terbuka.. “Akhirnya…” kataku dalam hati… “MAKASIH buk… sudah bisa dibuka pintunya…” kataku sambil berlalu… setelah sampai di bagian belakang gedung PMI, gue bertemu dengan seorang pengurus disana, langsuang ja gue tanyakan dimana tempat pengumulan berkas untuk lomba artikelnya… ehhhhhhhhhhhh…. ternyata tuh orang juga gak ngerti… dan akhirnya gue dilempar lagi untuk menitipkannya di bagian informasi… huft… nasib.. nasib… Saat gue mau pulang, ibuke berkata “bukane sudah tutup tanggal 17 Desember kemarin ya mas?.. mas dapat info darimana?”…. “lohhhh… bukane dari internet tertulis batas akhir pengumpulan berkas tanggal 18 jam 12.00 buk (tok tok meyakinkan)” jawab gue… “okey deh kalo gitu, ini kami terima dulu, nanti saya sampaikan ke pada panitia yang mengurusi, ohya tolong tinggal CP ya mas..” (jawab ibu resepsionis dengan ramah..) setelah meningglakan CP dan berucap terimakasih, akhirnya gue melanjutkan perjalanan ke Kota tercinta… “KLATEN BERSINAR”…. sambil berdoa “Semoga Alloh menjadikan yang terbaik untuk menjdi pemenang” ha ha ha…

Sret…….sret……..sret…… hari ini tanggal 23 Desember 2011, dimana hari ini adalah pengumuman lomba arikel yang diadakan oleh PMI.. langsung aja gue nangkring didepan lapotop 14” gue.. web yang pertama kali gue buka bukan Facebook atau Yahoomail, tapi http//pmisolo.org setelah masuk dalam web tersebut, ternyata pengumuman lomba artikel belum di posting, yang ada hanya pengumuman lomba poster.. karena sudah gak sabar, langsung aja gue SMS CP yang tertera pada pengumuman dalam web tersebut.. “Pagi, Mbak ini saya Didik, salah satu peserta lomba artikel yang diadakan oleh PMI.. ohya keliatane penguman lomba hari ini ya mbak? Saya lihat di web kok belum ada. Minta kejelasnnya..” begitu kira-kira unine SMS gue pada CP yang tersedia.. tuling-tuling…… Tak lama berapa saat kemudian HP gue berbunyi… “Maaf mas untuk pengumuman lomba artikel kemungkinan baru akan kami posting jam 14.00-hari ini..” ternyata balasan dari CP yang tadi gue SMS, he he he… yaudah sambil lama menunggu akhirnya gue melakukan rutinitas gue dulu…

Tik tuk tik tuk tik tuk… begitu cepat waktu bergulir… baru akhirnya pukul 14.30 gue baru sempat buka web itu kembali… dan benar saja, pengumuman lomba artikel dai PMI sudah terpapang disana…. Namuuuuuuuuunn…. (deg deg deg…. hahaha.. lebay…) ternyata nama DIDIK RAHMADI belum bisa nampang disitu… ha ha ha… Alhamdulillah.. doaku (“Semoga Alloh menjadikan yang terbaik untuk menjdi pemenang”) ternyata terkabulkan… Sedih, kecewa, pengen bunuh diri (gak segitunya kali boss.. positif thinking dunk)?… TENTU TIDAK KAWAN, karena gue sudah melakukan yang terbaik untuk hidup gue… gue sudah berusaha keras untuk itu, soal hasil bukankah Alloh sang maha hidup yang menentukan… gue mah sudah pasrah dengan ketentuan yang akan DIA berikan… justru gue bersyukur banget sudah bisa dan berani untuk mencoba… karena inilah lomba menulis yang pertama kali aku ikuti… he he he…… (dengan muka polos tak berdosa)

Pelajaran yang kemudian gue dapatkan adalah, “selagi senggang gunakan waktumu secara optimal….” dan ingatlah kawan “MENCOBA DAN GAGAL JAUH LEBIH BAIK DARIPADA GAGAL UNTUK MENCOBA…”

Trust Me…..

Semoga dilain waktu bisa menjadi lebih baik, belajar dari pengalaman. Kemudian amati/pelajari.. modifikasi mana yang perlu…. Mak nyus pokoke……